Rabu, 03 Juni 2015

Definisi, Keutamaan dan Manfaat Puasa | Serial Fiqih Ramadan - Bagian 2

Salah satu dari amal ibadah yang terbesar adalah ibadah puasa, yang Allah Subhanahu Wa Taala wajibkan kepada hamba-hambaNYA yang beriman .

".......Diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelummu, agar kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa " [Quran Surah Al Baqara (2) : 183]

Allah mendorong hamba-hambaNYA untuk berpuasa

"..dan berpuasa itu lebih baik bagi kamu, andai saja kamu mengetahuinya " [QS AlBaqara ( 92): 184]

DIA membimbing mereka untuk bersyukur padaNYA karena telah memberikan kewajiban berpuasa

"...agar kamu mengAgungkan Allah karena telah memberimu petunjuk , dan agar kamu bersyukur kepadaNYA"  [QS Al Baqara (2) : 185]


DEFINISI PUASA

Secara Bahasa : Meninggalkan sesuatu
Secara Syar'i   :  Meninggalkan / berpantang dari  segala sesuatu yang membatalkan puasa, sejak terbit matahari, hingga terbenamnya. Dimulai sejak saat dia berniat puasa.



HUKUM PUASA DI BULAN RAMADAN 

Semua ulama sepakat, bahwa berpuasa di bulan Ramadan adalah WAJIB. Sebagaimana tersebut dalam:

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan berpuasa (Ramadan) kepadamu, sebagaimana diwajibkan pada orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa " [QS Al Baqara (2) : 183]


Puasa adalah merupakan rukun Islam yang ke empat .

Sabda Nabi " Islam dibangun atas lima perkara..........(diantaranya menyebutkan puasa sebagai pilar ke empat ) [Hadist riwayat Bukhari, Al Fath 1 /49]

Barangsiapa yang melanggar Puasa Ramadan, maka termasuk dia telah melakukan dosa besar.

Nabi Salallahu Alaihi Wa Salam menceritakan mimpinya, bahwa suatu hari beliau dalam perjalanan Isra Mi'rajnya bersama  Malaikat Jibril, sampailah beliau di sebuah gunung, saat itu terdengar suara jeritan dan lolongan. Nabi-pun bertanya pada Malaikat Jibril "suara apakah itu?"
"Itu suara penghuni neraka.." jawab Malikat Jibril.

Selasa, 02 Juni 2015

Ramadan Adalah Hadiah | Serial Fiqih Ramadan - Bagian 1

Bismillahi Ar Rahman Arrahim

Segala puji hanya bagi Allah. Aku berlindung kepada Allah dari amal burukku sendiri. Barangsiapa yang mendapat petunjuk dari Allah, maka tiada sesiapapun yang mampu menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkannya, maka tiada petunjuk baginya. Aku bersaksi "TiadaTuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah".

Allah telah mengaugerahkan bagi hambaNYA  bulan-bulan  yang mulia di mana segala amal baik di balasi dengan berlipat ganda, dan segala dosa diampunkan,dan derajat manusia ditingkatkan. Hati orang-orang beriman semakin dekat kepada Tuhannya. Barangsiapa yang mensucikan jiwa dan perbuatannya, maka dia akan meraih sukses, dan barangsiapa yang berbuat curang, maka dia telah merugi.


Firman Allah  "Tiadalah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku" [Quran surah Ad Daariyyat (51) : 56].

Gambar diambil dari sini


 Berita gembira pada bulan Ramadhan :

1. Doa-doa diterima
2. Shaitan dibelenggu
3. Pintu surga dibuka
4. Sebuah malam yang nilainya lebih dari 1000 bulan
5. Dosa-dosa diampuni.
6. Pintu neraka ditutup

Rasulullah Salallahu alaihi wa assalam telah memberi kabar gembira kepada para sahabatnya apabila bulan Ramadan menjelang. Beliau bersabda "Apabila malam hari bulan Ramadan telah tiba, maka  pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup rapat-rapat, setan-setan dibelenggu. Barangsiapa yang mengaharapkan kebaikan, majulah dan barangsiapa yang menginginkan kejahatan, menjauhlah. Dan allah membebaskan seseorang dari api neraka, setiap malam bulan ramadan " (hadist riwayat Bukhari Muslim)

Minggu, 19 April 2015

Bila Ujian Menyapa

Manusia hidup di dunia tentu mendambakan kebahagiaan. Namun banyak yang mengartikan arti bahagia adalah kesenangan. Seringkali ukuran kebahagiaan dihitung dari banyaknya materi. Memang tidak salah, bila materi dikatakan sebagai penunjang kebahagiaan.

Siapa sih yang ngga ingin kecukupan sandang dan pangan? Terjaga kehormatan dari meminta-minta, dan mampu mensejahterakan orang-orang tercinta?

Namun, tak selamanya banyaknya materi sebanding dengan besarnya kebahagiaan. Tak sedikit cerita orang-orang terkenal yang hidup bergelimang materi, mengakhiri hidupnya dengan cara-cara tragis pertanda kegelisahan dan ketidak bahagiaannya.

Dan tak sedikit orang-orang yang hidup sederhana namun berkualitas. Yang meninggal dengan cara damai, bahkan meninggal dalam keadaan terhormat dan namanya dikenang sepanjang masa. Contoh terbaik, tentu saja Nabi kita, Muhammad Salallahu Alaihi Wa Salam dan para pengikutnya yang mulia, para sahabat, tabiin, tabiit tabiin, ulama dan cendekiawan.


Rabu, 25 Maret 2015

Hanyut Dalam Pusaran Pelangi Rasa Memoar Aisha Pisarzewska

Sebagai manusia, seringkali kita tak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, dan menginginkan apa yang belum kita miliki. Sebuah rasa yang manusiawi, saat memandang rumput di halaman tetangga seolah lebih hijau dari rumput di halaman sendiri.

Istilah diatas mungkin menggambarkan banyaknya impian gadis-gadis Indonesia yang menginginkan menikah dengan pemuda-pemuda dari benua biru yang nampak memesona, tanpa tahu konsekuensi yang harus dihadapinya. Hidup di negara dengan empat musim dan ada saat musim yang sangat ekstrim seperti musim panas yang menyengat dan musim dingin yang meremukkan tulang belulang.

Tapi siapakah yang mampu menolak garis takdir yang ditentukan Allah Yang Maha Kuasa, saat seseorang harus melangkah jauh meninggalkan batas-batas tanah air tercinta, menjemput takdir sebagai seorang isteri dari seorang lelaki mualaf di negeri Sang Paulus, Polandia, yang juga menjadikannya kaum minoritas di tengah-tengah masyarakat yang berbeda keyakinan?



Senin, 09 Februari 2015

Arti Sahabat

Dalam hidup ini, manusia tak mungkin bisa hidup dalam kesendirian. Sebagai makhluk sosial, manusia butuh berinteraksidengan orang lain dan merasakan kesenangan saat mendapatkan banyak teman.

Istilah banyak teman banyak saudara memang betul . Apalagi di jaman Global seperti saat ini, pertemanan adalah koneksi, yang berarti juga perluasan pintu rejeki.

Teman bisa memberi imbas yang sangat kuat dalam diri seseorang. Sehingga Rasulullah Salallahu alaihi Wa Salam, jauh-jauh harisudah mengingatkan dalam sebuah hadistnya.

"Akhlak seseorang itu bisa dilihat dari akhlak temannya. "
"Perumpamaan  teman-teman yang shalih dan teman yang buruk itu laksana penjual minyak wangi dan pandai besi. buruk adalah laksana engkau berdekatan dengan pandai besi,Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu bisa membeli minyak wangi atau sekurang-kurangnya engkau mencium harumnya.Sementara berdekatan dengan pandai besi , engkau bisa terbakar atau sekurang-kurangnya engkau terkena asap tak sedap" (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim)

Itulah mengapa, kita harus berhati-hati memilih sahabat atau teman dekat yang runtang-runtung menemani hari-hari kita. Karena jejak yang ditinggalkan dalam diri kita akan sangat kuat melekat dan sulit dihilangkan.

Ini bukan berarti kita harus bersikap pilih-pilih pada manusia. Bukan, Tolong direnungkan perbedaannya. Kepada sesama manusia, siappaun dia, kita tetap harus bersikap baik.
Akan tetapi terhadap orang yang akan menyertai hari-hari kita, tentu sebaiknya kita pilih yang bisa memberikan manfaat dan menjauhkan mudharat.
Foto koleksi pribadi